Jilbab di Mata Cowok

Posted: April 5, 2009 in Islamic Zone

jilbaber

Mau tahu pendapat para cowok tentang cewek yang berjilbab?
ada beberapa komentar nih :

Cewek jilbaban di mataku, adalah ibarat kue yang dibungkus rapih dan ditaruh di dalam etalase, sehingga kesannya ‘mahal’.
Laler yang suka bawa kotoran juga nggak bisa nempel.
Tapi kalo yang nggak jilbaban yach, sebaliknya; yang nggak beli juga bisa megang-megang!
Cuma biar jilbabnya jadi lebih berwibawa lagi, yang penting adalah sosok di dalamnya yang kudu bisa ngebawa nama baik ‘jilbab’ itu sendiri.
Karena jilbab kan simbol Islam, artinya kalo bungkusannya bagus tapi isinya nggak bagus yach sama aja bodong!
Ibarat kue di dalam etalase yang dibungkus rapi, tapi jadi basi!
Hii, jadi lebih ‘hina’ dibanding ama kue yang nggak dibungkus, kan?

-    Boim Lebon, Penulis -

Jilbab yang benar, meneduhkan qalbu, pelindung diri, dan enak dilihat.

-  Ahmad Risaldi, Marketing dan Promotion Manager -


Cewek berjilbab bagiku adalah seseorang atau beberapa orang yang memakai jilbab, hehehe.
Cewek berjilbab akan kelihatan lebih anggun jka dibandingkan dengan cewek yang tidak berjilbab.
Tetapi itu tergantung dari sudut pandang si cowok.
Alhamdulillah teman-temanku yang cewek, yang berjilbab, baek-baek semua.
Tapi sekarang zaman udah berubah, jilbab sering dipake untuk mode doang. Karena orang bilang, dengan jilbab cewek kelihatan cantik, makin banyak deh sekarang cewek-cewek ABG yang pake jilbab tanpa mau memahami apa sebenernya arti berjilbab.
Akhirnya yah seperti sekarang ini. Banyak juga cewek berjilbab tapi masih pacaran dengan pegang-pegangan, pake baju ketat, pake celana yang ketat.
Duh, sayang banget deh. Pahala kan jadi nanggung, ya gak sih?

- Ricky, Desainer grafis Rumah Desain Alisafam -


Mata ini risih jika ada wanita yang berpakaian “seadanya” atau hanya “mengubah” warna kulit. Namun jika yang ada di depan mata adalah wanita yang berpakaian “lengkap”, kadang tak kuasa untuk menatapya. Sesekali ingin juga memberitahu mereka, “Maaf Mbak, ada beberapa helai rambut yang keluar dari kerudung.” Atau begini, “Mbak, maaf lho ya, kerudungnya tipis tuh. Diganti yang lebih tebal atau pakai rangkap dong.” Juga yang ini, “Lho Mbak, kok nggak pake kaos kaki?”

- Alif, Mahasiswa Teknik Elektro UGM -


“Jilbab tak hanya menjadi hijab, namun berperan sebagai batas hasrat yang tersembunti dalam rahasia kecantikan wanita. Aku bersyukur telah jatuh cinta pada “bidadari” berjilbab sejak pandangan pertama.”

- Kurnia Effendi, Penulis -


Jilbab itu bisa indah, cantik, modis, bahkan tidak bertentangan dengan tren fesyen. Tapi jilbab juga lebih daripada sekadar etika berpakaian yang dianggap sesuai dengan ajaran agama.
Ketika seorang perempuan memutuskan untuk berjilbab, saya percaya, ia telah “memproklamirkan” semangat untuk lebih mendekatkan dirinya kepada hal-hal yang lebih bersifat transedental (Ilahiyah).
Karena itulah saya menghormati perempuan berjilbab, terlebih lagi mereka yang mampu terlebih dahulu “mengenakan jilbab” di hatinya.

- Rachmat H. Cahyono, Pengarang -


Saya merasa aman.
Mungkin kedengarannya lelaki sekalee, dan lumayan bodo (imannya cuman gelas setengah penuh).
Tapi mo gimana lagi? Itu yang dirasakan sih. Istri saya pergi-pulang naik kerata api Bogor-Jakarta. Kalau mikirin copet, desek-desekan (kemungkinan dijahili orang) dsb, bisa makan hati. Keputusannya untuk berjilbab setahun setelah menikah, membuat saya lega. Begitu juga soal pergaulan, hubungan dengan teman kantor, dsb. Dengan dia berjilbab saya jadi merasa aman. Maski tahu juga ga ada ceritanya jilbab bisa menangkal kalau istrinya mau selingkuh (jadi pathetic?).
Positifnya… rasa aman membuat hubungan jadi adem-ayem.
Bahasa “tinggi” bilang saling pengertian, de-el-el.
Saya ga pernah repot kalau istri terima sms, misalnya.
Ga pernah merasa, “wah… ada apa-apa, nih!” kalau istri ultah dapet hadiah dari teman kantor. Soalnya sudah tekor beliin mesin cuci elktroluks! Hehehe.
Meski “jaga-jaga” perlu.
Pokoknya : jilbab = aman.

- Sentaby, Dbaonk -


Jilbab adalah simbol dari wanita muslimah. Karena itu dia harus memahami makna dari simbol tersebut. Tidak hanya sebagai simbol semata, tetapi lebih dalam agar dia bisa semakin lekat dengan kemuslimahannya.
Jilbab adalah keindahan. Meskipun dia menutupi keindahan apa yang ada di dalamnya, tetapi sebenarnya jilbab lebih indah dari segala.
Jilbab adalah keteduhan, karena dia berhasil membuat lawan jenis mengurung prasangka dan khayal yang akhirnya membuat hati semakin teduh.
Jilbab adalah penutup. Maksudnya menutup segala aurat. Maka, pemakainya pu harus memahami dengan benar apa itu aurat agar jilbab bisa menutup dengan sempurna dan menghindari pemiliknya dari zalim.

- Irfan Hasuki, wartawan -


Wanita berjilbab :
-    Yang pasti, akan terlihat lebih anggun dan terhormat dibandingkan dengan wanita yang berpakaian terbuka.
-    Punya karakter sendiri.
-    Pemberani, karena jika wanita sudah mengambil keputusan untuk memakai jilbab, otomatis dia berani menerima segala konsekuensinya.
-    Berilmu, kaena mayoritas wanita berjilbab tahu betul hukumnya menutup aurat, makanya memakai jilbab (kecuali wanita berjilbab yang punya tujuan lain atau hanya ikut tren mode)
-    Menyejukkan pandangan.
-    Menentramkan hati.
-    Dan masih banyak lagi

- Rahman, milis FP -


Tentang cewek berjilbab – jilbaber – komentarku bahwa mereka perempuan suci. Sebagaimana Ibunda Mariam yang mampumenjaga kesuciannya, demikian pula perempuan berjilbab seharusnya.
Sederhana saja alasannya : pakaian muslimah itu tak mudah dikenakan, karenanya tak sembarang muslimah mau memakainya dengan ikhlas dan semata karena ibadah demi menutup aurat.
Dari beberapa ayat Al Quran, jelas Allah telah mewajibkan muslimah untuk berjilbab antara lain, An Nur : 31 atau Al Hazab : 59.
Oleh sebab itu, saya mengkritik para jilbaber yang masih suka “cengingisan” dan apalagi berjalan berdua-dua dengan bukan mahramnya.

- Isbedy Stiawan ZS, penair – cerpenis -


Seperti pedang bagi samurai, begitulah jilbab sebagai jalan hidup bagi perempuan beriman.

- Soni Farid Maulana, penyair

Sumber :
Komentar-komentar ini diambil dari buku “Jilbab Pertamaku” karya Asma Nadia

Comments
  1. rahma says:

    Waaahh.. bagus pit, dpt dr mana?? ngumpulin satu2 ya?? rajinnyaaa…

    • indikablog says:

      dari bukunya Asma Nadia (kan ada tulisan “sumber” nya di bagian akhir artikel)…
      Bagus seh, makanya aku ketik lagi ^_^

  2. ikaaa says:

    andai smwa mikir gitu, dunia pasti lebih indah :)

  3. dedi says:

    setuju klw wanita jilbab lebih cantik n angun dibanding yg g mmakai jilbab,
    q aja semenjak kenal cinta cuma wanita yg berjilbablah yg ga bsa q lupakan mungkin menurut q wanita jilbab punya aura yg lebih dibanding yg ga berjilbab.kok malah curhat ya heeee
    tapi bener sampe sekarang q mau banget punya istri berjilbab,ga cuma berjilbab tapi ahalak n kelakuannya juga.
    z_bag84@yahoo.com

  4. aryu says:

    bagus postingannya Pit… ciip.. smoga temen2 yg belum berhjiab, segera berhijab.. jangan telat kaya saya

  5. madna says:

    Menurutku pengalaman hidupku (seringkali dari gosip dan cerita yang disampaikan ibuku padaku) bahwa kebanyakan pria (seburuk apapun perilakunya) akan lebih memilih wanita yang memiliki perilaku baik untuk menjadi istrinya. Dan salah satu parameter yang dijadikan patokan adalah bagaimana wanita itu menjaga harkat dan martabat dirinya. Salah satunya dari cara berpakaian dan perilakunya. Dan banyak pria memilih wanita cantik yang sexy, perpenampilan menantang, sensual, dkk hanya untuk dijadikan pacar. Dalam banyak kasus ada perbedaan konsep dalam diri seorang pria ketika dia berjuang mencari istri dan mencari pacar. Jadi sebenarnya, bergantung pada wanitanya, apakah anda ingin dicintai untuk dijadikan seorang istri atau anda hanya ingin dicintai untuk dijadikan seorang pacar.

  6. banafsah says:

    ass…give applous for muslimah yang masih mau menjaga agama n martabatnya dengan berjilbab… yach meskipun faktanya masih banyak wanita yang berjilbab tapi akhlaknya belum bisa seperti jilbabnya, setidaknya mereka masih berusaha bwt ngejaga dirinya dengan ngelakuin yang mereka bisa yaitu “berjilbab”.. salam bwt jilbaber indonesia, tunjukan pada dunia jika hati mu seindah jilbab mu, kibarkan karier mu dengan semngat jilbab mu”.OK wass

  7. rudi ajiib says:

    assalamualaikum

    nice post
    *semoga artikel ini selalu menginspirasi :)

    salam kenal

  8. nining says:

    smoga wnta yg udh brjlbab tmbah istiqmah iya…
    amiinn….

  9. twingtwing says:

    hmmm..
    menurutku, cewe berjilbab itu….hmm..ehmmm.ehmm..apa ya..gmna ya…bingung ngungkapinnya…

    ah susah sekali menilai cewe berjilbab itu..
    misterius sih kesannya..

    hmm…kalo ditanya “anak” tertentu, apakah aku suka dengan cewek berjilbab..jawabnya ENGGAK…
    tapi jujur sih,,,cewek berjilbab itu emang anggun,,,:p

  10. fahru says:

    “anak” —>> anak2 2005 sing biasane kumpul bareng..:p

    mmm…aneh ya??

    ah enggak kok…:D

  11. halimah says:

    tulisan yg bgus.. :-)
    smg xdarin tman2 brjlbb yg msih pcran.

  12. bhagas says:

    cewe berjilbab itu yaa cewe yg make jilbab..wkwk

    komen eror -_-”

  13. HERDIYANI says:

    keren… aq merasa bangga sbg wanita yang mamakai hijab.. semoga postingannya bisa dibaca lebih luas lagi sama akhwat ” yang lain^^

    • indikablog says:

      terima kasih
      Amiin… semoga bisa bermanfaat juga buat yang lain :) *padahal cuma copas dari bukunya Asma Nadia :D *

  14. ditta says:

    setelah aku baca artikel ini, bismillah aku mau berjilbab

  15. via says:

    alhamdulilah sya wnta brjilbab dn sya bgga bs mnutup aurat . ^_^

  16. dengan berjilbab hati jadi lebih tenang…ketenangan hati adalah harta yang tak ternilai harganya….semoga semua muslimah diberi keistiqomahan hati untuk berjilbab….keep update artikelnya yaa….salam

  17. nn says:

    semoga kita mjd perempuan yang berjiblab secara istiqomah dari dalam maupun luar… amiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s